Aplikasi virtual Muamalat proses transaksi Rp46 triliun selama pandemi

Aplikasi virtual Muamalat proses transaksi Rp46 triliun selama pandemi

Jakarta (ANTARA) – Direktur Operasi Financial institution Muamalat Awaldi mengatakan aplikasi cellular banking Muamalat Virtual Islamic Community (DIN) telah memproses transaksi senilai Rp46 triliun yang berasal dari 33 juta transaksi selama pandemi COVID-19.

Sejak diluncurkan pada akhir 2019, dia mengatakan 90 persen dari keseluruhan transaksi nasabah Financial institution Muamalat dilakukan melalui aplikasi itu hingga September 2022 ini.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, dia melanjutkan transaksi yang ada di aplikasi itu sebesar 70 persen adalah switch elektronik, dan sisanya adalah most sensible up uang elektronik dan pembelian pulsa.

“Sebagai gambaran, transaksi virtual sebelum pandemi hanya sekitar 30 persen dari overall transaksi. Dengan adanya peningkatan menjadi 90 persen ini menunjukkan bahwa nasabah kami sudah lebih aktif dan nyaman bertransaksi menggunakan Muamalat DIN,” kata Awaldi.

Dia menyebut memang terjadi pergeseran kebiasaan nasabah dari yang sebelumnya datang ke kantor cabang beralih ke layanan virtual dan pandemi COVID-19 menjadi katalis peralihan itu.

Di aplikasi Muamalat DIN, Awaldi mengatakan pihaknya belum lama ini meluncurkan fitur Gerai Reksa Dana Syariah yang menggandeng FUNDTastic+ sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan PT Bahana TCW Funding Control (Bahana TCW) dan Eastspring Investments Indonesia selaku manajer investasi.

Dia melanjutkan minat nasabah perseroan terhadap produk investasi terus meningkat dari tahun ke tahun dengan rata-rata penjualan tumbuh sekitar 160 persen in step with tahun selama 4 tahun terakhir.

Sedangkan, untuk pelayanan haji, dia menyebut aplikasi Muamalat DIN memiliki fitur Pembukaan Rekening Tabungan Jamaah Haji (RTJH) dan Pembayaran Setoran Awal Porsi Haji yang memudahkan calon jemaah haji dalam melakukan pendaftaran tanpa harus datang langsung ke kantor cabang, yakni nasabah bisa membayar setoran awal sebesar Rp25 juta.

Awaldi menjelaskan aplikasi Muamalat DIN sudah dilengkapi fitur keamanan terbaru seperti biometric login dan auto learn One Time Password (OTP), juga bisa digunakan oleh nonnasabah Financial institution Muamalat dengan adanya fitur konten Islami seperti kalkulator zakat, jadwal salat dan arah kiblat.

Baca juga: Bank Muamalat salurkan pembiayaan kepada AP II sebesar Rp500 miliar

Baca juga: Wapres sebut Bank Muamalat sudah sehat

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link


Leave a Reply

Your email address will not be published.