kolaborasi sesama financial institution syariah akan semakin baik, dan memberikan dampak positif pada peningkatan quantity transaksi pasar sekunder domestik perbankan syariah

Jakarta (ANTARA) – PT Financial institution Muamalat Indonesia Tbk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) dengan 7 financial institution syariah.

Tujuh financial institution tersebut adalah Financial institution Mega Syariah, Financial institution Victoria Syariah, Financial institution BTPN Syariah, Financial institution BCA Syariah, Financial institution Aladin, Financial institution NTB Syariah dan unit usaha syariah Financial institution Kaltimtara.

Direktur Utama Financial institution Muamalat Achmad Ok. Permana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mengatakan kemitraan ini menunjukkan komitmen Financial institution Muamalat untuk memperkuat struktur moneter yang berlandaskan prinsip syariah dan mendukung kebijakan Financial institution Indonesia mengenai pengelolaan instrumen Pasar Uang Antar Financial institution Berdasarkan Prinsip Syariah (PUAS).

“Sebagai pelaku industri perbankan syariah kami menyambut baik penyempurnaan instrumen PUAS yang dilakukan oleh Financial institution Indonesia lewat kehadiran SiPA. Kami optimistis dengan adanya SiPA, maka kolaborasi sesama financial institution syariah akan semakin baik, dan memberikan dampak positif pada peningkatan quantity transaksi pasar sekunder domestik perbankan syariah,” ujarnya.

Kerja sama ini juga dilakukan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Sharia Financial Competition (ISEF) di Jakarta Conference Heart, yang digagas oleh Financial institution Indonesia.

Sebagai informasi, Financial institution Indonesia telah menyempurnakan ketentuan Pasar Uang Antarbank Berdasarkan Prinsip Syariah (PBI PUAS) melalui Peraturan Financial institution Indonesia (PBI) Nomor 22/9/PBI/2020 tanggal 20 Juli 2020. Ketentuan yang berlaku mulai 22 Juli 2020 ini juga mencabut PBI Nomor 17/4/PBI/2015

PBI PUAS disempurnakan antara lain melalui penambahan instrumen baru PUAS berupa Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan operasi moneter berdasarkan prinsip syariah dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang antarbank berdasarkan prinsip syariah.

Sebelumnya, Financial institution Muamalat juga telah menandatangani kesepakatan bersama Grasp Settlement transaksi SiPA dengan PT Financial institution Syariah Indonesia Tbk dan PT Financial institution Jabar Banten Syariah pada April 2022 lalu.

Baca juga: Bank Muamalat genjot penyaluran pembiayaan

Baca juga: Wapres sebut Bank Muamalat sudah sehat

Baca juga: BPKH perkuat komitmen pengelolaan keuangan haji dengan ICMI

Pewarta: Sanya Dinda Susanti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *