Indeks reformasi birokrasi juga telah tercapai baik di tingkat kementerian/lembaga, provinsi maupun kabupaten dan kota

Jakarta (ANTARA) – Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebutkan sebanyak 135 indikator atau 63 persen dari overall 216 indikator yang datanya tersedia terkait goal rencana aksi nasional program tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Building Targets (SDGs) 2021-2024 telah tercapai.

“Indikator SDGs in keeping with 31 Desember 2021 hasilnya menunjukkan lebih dari separuh atau 63 persen dari overall 216 indikator SDGs yang tersedia datanya telah tercapai goal sesuai yang telah ditetapkan,” kata Suharso dalam Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 di Jakarta, Selasa.

Sebanyak 216 indikator SDGs yang datanya tersedia ini sendiri berasal dari empat pilar yaitu 59 indikator pilar sosial, 75 indikator pilar ekonomi, 54 pilar lingkungan serta 28 pilar hukum dan tata kelola.

Sementara dari 135 indikator goal SDGs yang tercapai sebanyak 31 indikator berasal dari pilar sosial, 47 indikator dari pilar ekonomi, 42 indikator dari pilar pembangunan lingkungan serta 15 indikator dari pilar hukum dan tata kelola.

Untuk 31 indikator pilar sosial yang telah tercapai di antaranya mengenai ketersediaan obat esensial di fasilitas kesehatan karena adanya peningkatan dan mencapai goal nasional yaitu dari 92,12 persen pada 2020 menjadi 92,33 persen pada 2021.

Kemudian juga mengenai proporsi peserta BPJS Kesehatan yakni cakupan kepesertaan program ini pada pekerja baik casual dan formal meningkat signifikan yaitu pada 2021 sebesar 53,98 persen terhadap pekerja formal dan 8,14 persen terhadap pekerja casual.

Selanjutnya, untuk 47 indikator pilar ekonomi yang tercapai di antaranya mengenai nilai intensitas energi primer yang mengalami penurunan bahkan melampaui goal.

Goal intensitas energi primer pada 2020 sebanyak 139,5 dan realisasinya sebanyak 133,7 sedangkan goal pada 2021 sebanyak 138 dengan realisasi 133,9.

“Ini menunjukkan di tengah aktivitas ekonomi ternyata efisiensi tetap terjaga dalam penggunaan energi,” ujar Suharso.

Indikator pilar ekonomi yang juga tercapai adalah mengenai capaian overall pendapatan pemerintah terhadap proporsi Produk Domestik Bruto (PDB) ternyata melampaui goal.

Berikutnya, dari 42 indikator pilar pembangunan lingkungan di antaranya terkait luas konservasi perairan yang meningkat dari 24,1 juta hektar menjadi 28,4 juta hektar pada 2021.

Potensi penurunan emisi fuel rumah kaca pada 2021 yang melampaui goal pun turut menjadi salah satu indikator pilar pembangunan lingkungan grasp telah tercapai.

Sementara dari 15 indikator pilar hukum dan tata kelola yang telah tercapai di antaranya mengenai angka survei pelaku anti korupsi (SPAK) yang terus mengalami kemajuan yakni dari 2020 sebesar 3,84 menjadi 3,88 pada 2021.

“Indeks reformasi birokrasi juga telah tercapai baik di tingkat kementerian/lembaga, provinsi maupun kabupaten dan kota,” kata Suharso.

Baca juga: Indonesia siapkan inisiasi pendanaan SDGs global lewat THK Forum

Baca juga: Mendes PDTT: Budidaya anggrek di desa dukung capaian SDGs Desa

Baca juga: Semen Indonesia dorong pencapaian SDGs via fasilitas pemusnah BPO

 

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *