Kami berharap kerjasama ini akan memperkuat pemberdayaan para pelaku usaha yang berada pada ekosistem jaringan provide SIG, baik para distributor maupun store toko bahan bangunan

Jakarta (ANTARA) – PT Financial institution Negara Indonesia konsisten menunjukkan komitmennya dalam menggarap sektor UMKM dengan membentuk closed loop ecosystem dengan menggandeng PT Semen Indonesia atau SIG untuk menggarap potensi rantai nilai atau price chain pada ekosistem jaringan suplai SIG.

“Kami mengapresiasi kesempatan yang diberikan ini. Kami berharap kerjasama ini akan memperkuat pemberdayaan para pelaku usaha yang berada pada ekosistem jaringan provide SIG, baik para distributor maupun store toko bahan bangunan sehingga terbentuk closed loop ecosystem,” kata Direktur Community & Services and products BNI Ronny Venir dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Menurut Ronny, BNI mampu memberikan solusi virtual price chain terintegrasi untuk pemberdayaan dan peningkatan kapasitas distributor yang merupakan layer pertama dari korporat melalui Provide Chain Financing (SCF) yang berbasis virtual.

Sinergi yang dilakukan akan diperluas dengan menggarap potensi mitra layer kedua dalam jaringan provide SIG yaitu mitra store (toko bahan bangunan).

Fasilitas yang ditawarkan dengan menggunakan produk BNI Wirausaha & KUR yang dapat diakses melalui platform virtual SIG yaitu Akses Toko yang diintegrasikan dengan platform virtual price chain BNI yaitu dengan BNI Transfer dan BNI FSCM.

Ronny juga menegaskan pengelolaan price chain secara optimum sangat penting untuk menjaga keberlanjutan perusahaan dengan meningkatkan efisiensi dan benefit melalui pengurangan biaya dan optimalisasi modal kerja.

Optimalisasi modal kerja saat ini dilakukan melalui pengaturan coins drift dan mempercepat cash-convertion-cycle baik di sisi korporat, mitra korporatnya (distributor) serta store yang merupakan mitra turunan distributor.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, kondisi ekonomi yang masih menantang pasca pandemi membuat optimalisasi modal kerja melalui pengelolaan kas dengan mempercepat coins convertion cycle menjadi keharusan.

Dia meyakini kerja sama antara SIG dengan mitra institusi finansial dan teknologi diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masing-masing pihak, serta mendukung kelangsungan bisnis store yang berada dalam jaringan SIG.

“Kami pun mengapresiasi langkah strategis BNI yang proaktif dengan peluang kerja sama ini. Kami yakin Mitra SIG juga dapat mengoptimalkan equipment BNI yang sejalan dengan tren teknologi terkini seperti EDC, BNI Direct, Cell Banking, hingga QRIS sebagai cost assortment. BNI juga memiliki Agen46 sebagai program inklusi keuangan BNI tanpa kantor cabang dalam rangka peningkatan literasi keuangan masyarakat,” ujar Donny.

Kerjasama BNI dan SIG ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Community & Services and products BNI Ronny Venir dan Direktur Utama SIG Donny Arsal disaksikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Rabu.

Baca juga: BNI Tokyo genjot pembiayaan untuk diaspora Indonesia di Jepang

Baca juga: BNI sesuaikan bunga deposito dan kredit valas usai kenaikan bunga BI

Baca juga: BNI jaga likuiditas di tengah ancaman resesi global


 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *