Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada Amassing Agent dari Sistem Pembayaran Pemerintah secara virtual melalui Modul Penerimaan Negara (MPN) Generasi Ketiga (G3).

MPN sendiri merupakan salah satu bentuk transformasi Kemenkeu dalam hal modul penerimaan negara yang memuat serangkaian prosedur penyetoran, pengumpulan information dan pelaporan berbentuk sistem terintegrasi.

“Kami berharap kerja sama dan kinerja operasional Amassing Agent makin berkualitas dan tetap comply dengan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto di Jakarta, Selasa.

Secara lebih element, MPN yang telah dikelola Kemenkeu sejak 2006 dan memasuki generasi ketiga sejak 23 Agustus 2019 ini memiliki tiga keunggulan yaitu peningkatan kapasitas transaksi hingga 1.000 transaksi in keeping with detik.

Kemudian kemudahan pembayaran melalui Portal Penerimaan Negara dan perluasan kanal melalui Lembaga Persepsi Lainnya (LPL).

MPN G3 melayani penerimaan negara melalui kanal teller maupun kanal nonteller Amassing Agent yang dapat diakses seperti ATM, Web Banking, Cellular Banking, EDC, Dompet Elektronik, Financial institution Switch, Digital Account, Direct Debit dan Kartu Kredit.

Pada tahun 2022, penerimaan negara melalui MPN G3 secara kumulatif sampai 24 Oktober mencapai Rp2.039 triliun atau meningkat 37 persen dibanding periode sama 2021 yang sebesar Rp1.488 triliun.

Jumlah transaksi pada 2022 pun sebanyak 74 juta yang juga meningkat 14 persen dibandingkan 2021 yang sebanyak 65 juta transaksi.

Sementara untuk memastikan kinerja Amassing Agent tetap dalam degree terbaik serta mendorong peningkatan kualitas maka DJPb melakukan evaluasi atas kepatuhan dan efektivitas Amassing Agent.

Evaluasi tersebut berupa penilaian kinerja dengan tiga tujuan yaitu memastikan kinerja Amassing Agent tetap dalam degree terbaik, mendorong peningkatan kualitas layanan dan memberikan penghargaan kinerja Amassing Agent.

Penilaian kinerja selama tahun 2021 terhadap 93 Amassing Agent diukur berdasarkan 3 indikator yaitu kontribusi nominal penerimaan negara, jumlah transaksi dan kinerja operasional.

Agar dapat dibandingkan dengan jenis usaha yang sama, penilaian kinerja Amassing Agent Efficiency (CAP) Awards 2021 dibagi dalam lima kategori yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Financial institution Swasta, Financial institution Syariah, Financial institution Pembangunan Daerah (BPD) dan LPL.

Untuk setiap kategori ditetapkan lima pemenang dengan peringkat award yaitu Diamond atau peringkat ke-1, Platinum atau peringkat ke-2, Gold atau peringkat ke-3, Silver atau peringkat ke-4 dan Bronze atau peringkat ke-5.

Adapun peraih CAP Award 2021 untuk kategori BUMN meliputi Diamond diraih PT Financial institution Mandiri (Persero) Tbk, Platinum diraih PT Financial institution Negara Indonesia (Persero) Tbk, Gold diraih PT Financial institution Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Silver diraih PT Pos Indonesia (Persero) dan Bronze diraih PT Financial institution Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Untuk kategori financial institution swasta meliputi Diamond diraih PT Financial institution Central Asia Tbk, Platinum diraih PT Financial institution CIMB Niaga, Gold diraih PT Financial institution Permata Tbk, Silver diraih PT Financial institution OCBC NISP Tbk dan Bronze diraih Deutsche Financial institution AG Jakarta.

Untuk kategori financial institution syariah meliputi Diamond diraih PT Financial institution Aceh Syariah, Platinum diraih PT Financial institution Mega Syariah, Gold diraih PT Financial institution NTB Syariah, Silver diraih PT Financial institution Syariah Indonesia dan Bronze diraih PT Financial institution Muamalat Indonesia Tbk.

Untuk kategori Financial institution Pembangunan Daerah meliputi Diamond diraih PT Financial institution DKI, Platinum diraih PT BPD Kalimantan Selatan, Gold diraih PT BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Silver diraih PT BPD Jawa Barat dan Banten, Tbk dan Bronze diraih PT BPD Sulawesi Tengah.

Terakhir untuk kategori Lembaga Persepsi Lainnya (LPL) meliputi Diamond diraih PT Tokopedia, Platinum diraih PT Mitra Pajakku, Gold diraih PT Bukalapak.com, Silver diraih PT Indomarco Prismatama dan Bronze diraih PT Finnet Indonesia.

Baca juga: DJPb apresiasi konsistensi pemda di Kalteng dalam pengelolaan keuangan

Baca juga: DJPb ingatkan pemda Sumsel serap APBN respons ketidakpastian global

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *