Jakarta (ANTARA) – Ekonom dan Rektor Unika Atma Jaya Prasetyantoko menyampaikan perlunya memaksimalkan adopsi teknologi dalam sektor keuangan guna meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

Dalam seminar dan peluncuran buku bertajuk Indonesia’s Strategic Position In The G20: Professional Views di Jakarta, Kamis, dia menyebut selama ini monetary generation (fintech) telah berhasil memangkas sekat dan memudahkan akses masyarakat terhadap keuangan.

“Memang faktanya (fintech) bisa memangkas banyak sekat dan bisa cepat membantu akses, ini satu hal. Adopsi teknologi dalam sektor keuangan punya potensi untuk meningkatkan inklusi,” kata Prasetyantoko.

Lebih lanjut, Indonesia dapat memanfaatkan discussion board Presidensi G20 untuk memaksimalkan kesepakatan bersama atau konsensus terkait fenomena fintech yang sedang marak saat ini.

Meskipun, menurut dia, proporsi penyaluran kredit fintech saat ini masih jauh di bawah perbankan konvensional, namun, pertumbuhannya sangat cepat, didukung adanya situasi pandemi akibat COVID-19.

“Peningkatannya besar sekali, apalagi ketika pandemi. Pandemi adalah melecut kita semua untuk mengadopsi teknologi lebih baik,” kata Prasetyantoko.

Di sisi lain, pihaknya mengingatkan perlu adanya mitigasi risiko terkait fintech ini, karena mudahnya akses dan luasnya jangkauan yang dimiliki, apabila tidak diperhatikan, dapat menimbulkan masalah besar di masa mendatang.

“Ruang yang masih tersedia dalam discussion board G20 kita optimalkan dengan diskusi mengatur atau memitigasi risiko terkait fintech yang akan terus berkembang,” kata Prasetyantoko.

Ke depan, dia menyebut fintech akan terus berkembang dikarenakan fashion bisnsnya yang belum ada di technology sebelumnya.

Seperti diketahui, transformasi virtual merupakan salah satu dari tiga isu prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia, selain arsitektur kesehatan international, dan transisi energi berkelanjutan.

Baca juga: OJK: Financial Expo untuk tingkatkan inklusi dan literasi keuangan

Baca juga: Pengamat tekankan pentingnya tiga strategi tingkatkan inklusi keuangan

Baca juga: OJK: Penyedia layanan identitas digital tingkatkan inklusi keuangan


 

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *