Jakarta (ANTARA) – Nice Japanese Lifestyles Indonesia bersama Financial institution OCBC NISP meluncurkan Nice Status Protector, yakni produk asuransi jiwa dalam mata uang rupiah yang diklaim memberikan kepastian perlindungan diri dan pertumbuhan aset selama 10 tahun pertama sejak polis berlaku.

“Kami menghadirkan Nice Status Protector yang menjamin kepastian pertumbuhan aset selama 10 tahun pertama serta perlindungan diri yang optimum. Dengan begitu, masyarakat dapat merealisasikan tujuan keuangan yang sudah direncanakan dan meraih berbagai aspirasi dalam kehidupan dengan tenang,” kata Direktur Bancassurance Nice Japanese Lifestyles Indonesia Nina Ong dalam konferensi pers Peluncuran Produk Nice Status Protector di Jakarta, Rabu.

Dalam acara ini, ia memaparkan keistimewaan dari produknya yang meliputi, kepastian tingkat imbal hasil dijamin sama hingga 10 tahun pertama untuk hasil investasi sejak pembelian polis.

Selain itu, terdapat kepastian uang pertanggungan yang tetap pada sepuluh tahun pertama, meski telah terjadi penarikan dana.

Kemudian, tujuan keuangan jangka panjang yang direncanakan akan terlindungi dengan satu kali pembayaran premi.

Ia pun menyampaikan produk ini juga dapat menjadi alat untuk mencapai tujuan akhir dari literasi dan inklusi keuangan, melalui ketahanan keuangan (monetary resilience).

“Seseorang dapat dikatakan memiliki ketahanan keuangan ketika ia berhasil mengatasi berbagai masalah dan guncangan finansial yang dihadapinya,” kata Nina Ong.

Ia berharap produk asuransi ini dapat meningkatkan premi asuransi jiwa perusahaan melalui kanal bancassurance, yang dimana sebelumnya tumbuh 5,3 persen 12 months on 12 months (yoy) pada 2021.

Dalam kesempatan sama, Wealth Control Product Head Financial institution OCBC NISP Vonny Wibowo menyampaikan produk bancassurance merupakan salah satu pilihan dalam melakukan diversifikasi wealth control, di mana selain memiliki perlindungan juga komponen investasi.

Menurut dia, hal yang tidak kalah penting juga, yakni meningkatkan consciousness pentingnya proteksi dalam pengelolaan keuangan.

“Sejalan dengan aspirasi untuk meningkatkan inklusi keuangan, kami melihat inklusi keuangan bukan hanya sebatas pengetahuan mengenai investasi dan cara untuk menumbuhkan aset secara optimum,” kata Vonny Wibowo.

Baca juga: Ini jurus Great Eastern Life dorong inklusi keuangan di Indonesia

Baca juga: Great Eastern Life-Bank Mestika hadirkan asuransi yang siapkan warisan

 

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *