Itulah nilai strategis Regsosek, untuk memperkuat kualitas belanja. Mudah- mudahan dengan Regsosek, information jadi lebih akurat, lebih aktual, lebih dependable, dan terintegrasi.

Jakarta (ANTARA) – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan (PKAPBN) Kementerian Keuangan Wahyu Utomo menyampaikan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dapat mengefektifkan belanja negara yang terdapat dalam APBN.

Dalam acara bertajuk Regsosek Communicate: Generasi Muda Membangun Negeri oleh Bappenas yang dipantau secara bold di Jakarta, Senin, dia mengatakan Regsosek dapat memenuhi kebutuhan pemerintah akan information yang akurat, aktual, dan terintegrasi, sehingga akan membuat belanja negara lebih tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat sasaran.

“Itulah nilai strategis Regsosek, untuk memperkuat kualitas belanja. Mudah- mudahan dengan Regsosek, information jadi lebih akurat, lebih aktual, lebih dependable, dan terintegrasi,” kata Wahyu.

Baca juga: Bappenas : Regsosek bekal utama pemerintah jangkau seluruh warga

Dengan information yang akurat, aktual, dan terintegrasi, menurut dia, APBN sebagai fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi dapat berperan secara optimum, sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sekaligus menurunkan kesenjangan ekonomi, kemiskinan, dan pengangguran.

Dalam kesempatan ini, dia menjelaskan kebijakan fiskal yang efektif merupakan kunci untuk membuat belanja negara lebih berkualitas, serta lebih memberikan manfaat yang nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Tanpa APBN yang sehat, sulit untuk mewujudkan kesejahteraan. Maka dari itu, salah satu pilar untuk menyehatkan APBN adalah kualitas belanja,” kata Wahyu.

Baca juga: Sri Mulyani: Masih ada Rp1.200 triliun untuk dibelanjakan di dua bulan

Dia memaparkan tiga kriteria belanja negara yang berkualitas, yakni  harus menghasilkan output yang berkualitas, harus menghasilkan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat, serta harus mengubah keadaan menjadi lebih baik.

“Jadi yang disebut belanja yang berkualitas harus memenuhi tiga hal, ada high quality, ada receive advantages dan valeu added,” kata Wahyu.

Program pendataan Regsosek merupakan upaya pemerintah untuk membangun information kependudukan tunggal, atau satu information, yang mana pendataan awal dimulai pada 15 Oktober hingga tanggal 14 November 2022.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *