Kita harapkan adanya Monetary Expo ini dapat meningkatkan wisdom (pengetahuan) dan ability masyarakat terkait dengan produk layanan jasa keuangan, sehingga tingkat literasi meningkat, dan itu tentunya akan mendorong inklusi keuangan

Jakarta (ANTARA) – Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Edwin Nurhadi mengatakan kegiatan Monetary Expo (FinExpo) 2022 bertujuan untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

Pemerintah menargetkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 90 persen pada 2024.

“Kita harapkan adanya Monetary Expo ini dapat meningkatkan wisdom (pengetahuan) dan ability masyarakat terkait dengan produk layanan jasa keuangan, sehingga tingkat literasi meningkat, dan itu tentunya akan mendorong inklusi keuangan,” kata Edwin dalam talkshow Monetary Expo 2022 di Central Park Mall, Jakarta, Rabu.

Dalam kegiatan ini, OJK bersama Financial institution Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bekerja sama dengan lembaga jasa keuangan, kementerian/ lembaga (Ok/L), serta e- trade berkomitmen untuk menyediakan akses keuangan yang terjangkau, sekaligus meningkatkan consciousness masyarakat terhadap produk jasa keuangan.

“Tentunya dengan toughen dan komitmen ini, kita berharap goal 90 persen bisa kita raih dan capai (pada 2024),” kata Edwin.

Tidak hanya masyarakat umum, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini, dimana diharapkan dapat mendorong UMKM bangkit dari permasalahan dan kendala yang dialami pada masa pandemi COVID-19.

“Adanya permasalahan dan kendala yang dialami UMKM pada masa pandemi COVID-19, mendorong para lembaga jasa keuangan untuk memberikan wadah bagi UMKM untuk bangkit dari keterpurukan,” kata Edwin.

Dalam kesempatan ini, dia mengatakan inklusi keuangan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi dan tanggung jawab bersama.

Dia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan untuk memenuhi dan meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat Indonesia.

Monetary Expo 2022 diselenggarakan selama lima hari pada 26 hingga 30 Oktober 2022 di Central Park Mall, Jakarta, dengan diikuti oleh 134 sales space pameran yang terdiri dari perbankan, asuransi, pasar modal, pembiayaan, dana pensiun, pegadaian, fintech, dan ecommerce, hingga pelaku UMKM.

Baca juga: Financial Expo 2022 bertema “Go Inklusif, Go Produktif” resmi dibuka

Baca juga: OJK: Penyedia layanan identitas digital tingkatkan inklusi keuangan

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *