Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyerap dana Rp2,66 triliun dari lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk tambahan (greenshoe possibility) yang mendapatkan penawaran dengan nominal yang sama dengan dana yang diraup.

Lelang tambahan dilakukan untuk lima seri sukuk negara yakni PBS036, PBS003, PBS029, PBS034, dan PBS033 melalui sistem lelang Financial institution Indonesia.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, mencatat serapan dana terbesar berasal dari lelang PBS036 yakni Rp1,07 triliun dengan nominal penawaran yang sama dan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,07619 persen.

Serapan dana terbesar lainnya berasal dari seri PBS029 yaitu Rp657,5 miliar dengan nominal penawaran yang sama dan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebanyak 7,33833 persen.

Selanjutnya dari PBS003, diserap dana Rp614,2 miliar yang berasal dari jumlah penawaran masuk yang sama, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebanyak 6,59714 persen. Dari seri PBS033, diserap dana Rp205 miliar dari general penawaran yang sama, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,39411 persen.

Baca juga: Pemerintah serap dana Rp9 triliun dari lelang sukuk negara

Terakhir, dana diserap paling kecil dari seri PBS034 yaitu Rp120 miliar dari penawaran masuk dengan nilai yang sama, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,25 persen.

Sebelum diadakan lelang tambahan, pemerintah telah meraup dana sebesar Rp755 miliar dari lelang utama untuk enam seri SBSN. General penawaran masuk pada lelang tersebut tercatat Rp7,05 triliun.

Keenam seri yang dimaksud adalah PBS036 dengan dana yang diserap sebesar Rp150 miliar dari penawaran masuk Rp2,18 triliun, PBS003 Rp150 miliar dari penawaran Rp1,3 triliun, serta PBS029 Rp300 miliar dari tawaran Rp2,62 triliun.

Kemudian PBS034 dengan penyerapan dana Rp5 miliar dari tawaran masuk Rp148 miliar dan PBS033 yang meraup dana Rp150 miliar dari penawaran Rp390 miliar. Sedangkan dari SPNS04042023, pemerintah memutuskan untuk tak menyerap dana meski terdapat penawaran masuk sebesar Rp400 miliar.

Adapun yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk seluruh seri pada lelang utama memiliki besaran yang sama sama seperti yang ditetapkan pada lelang tambahan.

Baca juga: Pemerintah serap Rp6,27 triliun dari lelang enam seri sukuk negara

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *