Nilai transaksi akuisisi BJJ mencapai 500 juta dolar AS, berdua dengan Astra World. Kami akan meluncurkan produk virtual banking pada tahun depan, secepat mungkin

Jakarta (ANTARA) – CEO WeLab Simon Loong mengungkapkan nilai akuisisi PT Financial institution Jasa Jakarta (BJJ) oleh PT Astra World Tbk (ASII) melalui anak perusahaannya PT Sedaya Multi Investama (Astra Monetary) bersama WeLab melalui WeLab Sky Restricted (WeLab Sky), adalah sebesar 500 juta dolar AS.

Dalam acara Media Lunch : WeLab Dukung Perkembangan Virtual Financial institution di Indonesia di Jakarta, Kamis, Simon Loong menyebutkan bahwa WeLab dan Astra berencana untuk menjadikan BJJ sebagai financial institution virtual inovatif di Indonesia.

“Nilai transaksi akuisisi BJJ mencapai 500 juta dolar AS, berdua dengan Astra World. Kami akan meluncurkan produk virtual banking pada tahun depan, secepat mungkin,” ujar Simon Loong.

Lanjut dia, dana itu akan digunakan untuk memperkuat modal inti BJJ agar bisa memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mensyaratkan financial institution memiliki modal inti Rp3 triliun. Adapun, in line with Juni 2022, modal inti BJJ baru sebesar Rp2,1 triliun.

Setelah penyelesaian transaksi akuisisi, WeLab Sky dan Astra Monetary menjadi pemegang saham mayoritas sekaligus pengendali financial institution, dengan masing-masing memiliki saham BJJ sebesar 49,56 persen.

Seperti diketahui, pada 19 September 2022, WeLab Sky dan Astra Monetary telah memperoleh persetujuan dari OJK untuk menyelesaikan transaksi akuisisi terhadap BJJ.

Dalam kesempatan itu, Direktur Astra sekaligus Director-In-Price Astra Monetary Suparno Djasmin menyampaikan BJJ sebagai financial institution virtual, melalui strategi omnichannel, akan melengkapi produk dan layanan jasa keuangan yang ditawarkan kepada pelanggan Astra.

Berdasarkan hasil riset, dia menyebut sekitar 77 persen masyarakat di Indonesia masih tergolong ke dalam kategori unbanked dan underbanked.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap BJJ dapat memenuhi kebutuhan pelanggan serta mempercepat inklusi dan literasi keuangan di Indonesia,” kata Suparno.

Sebagai informasi, sebelumnya, WeLab dan Astra telah bermitra dalam ekosistem teknologi finansial di Indonesia dengan membentuk perusahaan patungan fintech lending bernama PT Astra WeLab Virtual Arta (AWDA) atau MauCash pada tahun 2018.

Baca juga: Astra akan ubah Bank Jasa Jakarta jadi bank digital segmen ritel-UKM

Baca juga: Astra Financial bukukan transaksi Rp2,012 triliun dari 3 GIIIAS

Baca juga: Astra dukung kebijakan pemerintah adopsi kendaraan listrik

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *